Jangan Lupa Merapat! Vaksinasi Tahap Ii Bagi Guru Hingga Dosen Sudah Dimulai

Tak hanya di Jakarta, vaksinasi untuk wartawan juga digelar di daerah lain, salah satunya di Surabaya. “Mari kita dukung pemerintah dalam menangani kesehatan, yang pasti kita tetap harus yakin dan percaya bahwa Tuhan selalu memberikan kesehatan buat kita,” ucapnya optimistis. Berkurangnya pasokan vaksin Covid-19 di Tanah Air ini merupakan dampak dari embargo vaksin di negara lain.

Dia menjelaskan cakupan vaksinasi pada guru dan tenaga kependidikan pun sampai saat ini masih jauh dari yang ditargetkan pemerintah. Vaksinasi sekitar lima juta guru dan tenaga kependidikan ditarget selesai bulan ini, tetapi per 31 Mei lalu ternyata baru 26% saja. Nadiem sebut prioritas vaksin untuk guru jenjang PAUD dan SD karena makin muda peserta didik, semakin sulit melakukan pendidikan jarak jauh.

Hal ini mengingat amanat dari Surat Keputusan Bersama 4 Menteri yang diteken baru-baru ini tekait Pembelajaran Tatap Muka secara terbatas, mewajibkan sekolah memberikan opsi PTM setelah semua gurunya divaksin. Menurut dia, nantinya akan ditargetkan jumlah warga penerima vaksinasi setiap harinya. Sebelum mendapatkan vaksinasi para pendidik tersebut harus mendapatkan undangan vaksinasi Covid-19 dari Dinas Pendidikan DKI.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menargetkan 15 ribu guru yang akan menerima vaksin Covid-19. “Jadi jika sudah ada alokasi vaksin dengan memprioritaskan jenjang usia yang lebih muda dahulu. Hal ini disebabkan semakin muda jenjang pendidikan maka proses pembelajaran jarak jauh semakin tidak sulit dilakukan,” ungkap Mendikbud. Sementara untuk prioritas daerah alokasi vaksin nantinya menyesuaikan kebijakan Kementerian Kesehatan . Meski demikian Mendikbud menegaskan proses pembelajaran tatap muka tidak bisa dilakukan secara a hundred Togel Online peren, tetapi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. “Hari ini vaksinasi untuk tenaga pendidik dan pendidikan telah dimulai. Saya tadi menyaksikan semuanya berjalan lancar. Para guru, tenaga pendidik semuanya telah, yang di sini prosesnya telah dimulai,” ucap Jokowi.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka kembali sekolah lewat pembelajaran tatap muka terbatas di tengah pandemi Covid-19. Syaratnya, semua tenaga pendidik di sebuah daerah sudah mendapat vaksin Covid-19. Kemendikbud juga akan mendukung dan membantu Kemenkes dalam mengkoordinasikan pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi pendidik dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia sesuai prioritas dari jenjang pendidikan paling rendah hingga tinggi. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim sebelumnya mengaku terjadi hambatan dalam proses vaksinasi Covid-19 terhadap pendidik dan tenaga kependidikan. Nadiem menyebut dari awal goal selesai pada Juli 2021, hingga kini baru 28 persen guru dan tenaga kependidikan mendapatkan vaksinasi.

Vaksin bagi guru di Jakarta

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM– Perhimpunan Pendidikan dan Guru mendapat keluhan dari para guru terkait vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan . Kepala Bidang Advokasi Guru P2G Iman Zanatul Haeri mengatakan, banyak guru di daerah yang belum mendapatkan informasi mengenai vaksinasi guru dan tenaga kependidikan. Selain warga lansia, pedagang, dan jurnalis, guru dan tenaga pendidik juga menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini. Nadia menambahkan Kemkes juga sudah mengeluarkan imbauan kepada pemda untuk mempercepat vaksinasi guru dan tenaga kependidikan. Dia mengatakan pendataan dan verifikasi guru yang akan menerima vaksin dilakukan oleh Dinas Pendidikan di daerah. Peran serta masyarakat dari berbagai elemen sangat diperlukan oleh pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat proses pelaksanaan vaksinasi sebagaimana goal yang sudah dicanangkan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Pekerja publik sering berinteraksi dengan banyak orang serta memiliki mobilitas yang tinggi, sehingga rentan terpapar virus penyebab COVID-19. Laporan CDC menemukan bahwa siswa duduk dengan jarak kurang dari three kaki, dan penggunaan masker yang tidak memadai berkontribusi dalam penyebaran Covid-19 di sekolah. CDC juga melaporkan bahwa siswa yang makan siang di ruang kelas dapat meningkatkan penyebaran Covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ini telah dinanti-nanti oleh para guru agar bisa belajar dengan bertatap muka. Salah satu guru SD Swasta Bintang Kejora Cengkareng Kenoki Halawa, M.Pd mengaku mendukung program pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 melalui vaksinasi ini. Setelah information masuk, Dinas Kesehatan akan menyiapkan sentra vaksin atau fasilitas kesehatan dan melaporkan ke Dinas Pendidikan terkait kesiapan vaksinasi. Tenaga pendidik atau guru yang belum mendapat undangan berhak menanyakan undangan vaksinasi berikut jadwal dan lokasi vaksinasi yang sudah disiapkan sebelumnya. Untuk tenaga pendidik atau guru yang tidak mendapat undangan diminta untuk berkoordinasi dengan kepala sekolah atau Satlak Pendidikan Kecamatan. Sederet masalah yang hingga kini belum bisa diselesaikan pemerintah, antara lain, jaringan web yang tidak menjangkau seluruh daerah, tidak semua orang tua dan siswa-siswi mempunyai gawai dan membeli kuota.