Kenali Four Jenis Makanan Penyebab Jerawat

Pasalnya masker ini memiliki sejumlah manfaat menakjubkan untuk kecantikan seperti berikut ini. Anda belajar menavigasi nadi, chakra, dan prana vayus tubuh, serta cara memasukkan mudra ke dalam konsultasi terapi yoga Anda. Selain itu, Anda akan diinstruksikan dalam praktik pranayama tingkat lanjut yang berkaitan dengan pekerjaan terapis yoga.

Ketika Anda makan makanan tinggi indeks glisemik seperti roti putih, dan tepung gandum putih dan beras, kadar gula akan meningkat. Makan beras merah atau makanan gandum untuk memperlambat produksi gula dalam tubuh Anda. Hal ini sangat jelas bahwa makanan sederhana dan alami menjaga dari masalah jerawat. Begitu pula merokok dan minum alkohol juga menyebabkan kulit buruk.

Tak hanya itu, Anda juga dianjurkan untuk menghindari stres supaya wajah tak mudah berjerawat. Hal ini dikarenakan keripik kentang mempunyai indeks glikemik yang cukup tinggi. Makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan kadar insulin dan glukosa dalam tubuh. Mulai dari faktor hormonal, kulit yang tidak dijaga kebersihannya, hingga makanan yang dikonsumsi sehari hari. Hasilnya, mereka yang mengonsumsi susu atau es krim berbahan dasar susu secara rutin, empat kali lebih berisiko mengalami kulit berminyak dan berjerawat. Selain berbagai makanan yang bisa mencegah pembentukan jerawat, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi makanan mengandung vitamin A, D, E, dan zinc.

Makanan yang dihindari untuk jerawat

Tujuh jenis makanan tersebut di atas merupakan jenis makanan umum yang mudah dicari sehari-hari. Dalam jumlah kecil dan terbatas tentu tidak akan menimbulkan reaksi gangguan kesehatan dan kebersihan wajah. Kacang tanah mengandung banyak lemak yang jika dikonsumsi berlebihan dapat membuat kulit wajah semakin berminyak. Nah, minyak pada permukaan kulit wajah juga mampu mengikat dan menagkap debu hasil dari radikal bebas yang bisa menyumbat pori-pori.

Makanan pertama yang harus dihindari untuk kamu yang memiliki kulit berjerawat adalah cokelat. Makanan yang satu ini mengandung kadar glukosa yang tinggi, karena cokelat yang sudah diolah dengan aneka gula. Jika terlalu banyak makan cokelat, maka hormon insulin akan meningkat karena terlalu banyak glukosa yang masuk dalam tubuh. Hal ini akan memicu peningkatan jumlah sel kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada wajah. Ketika ini terjadi, tentu saja selanjutnya kita akan melihat pori wajah tersumbat dan akhirnya meradang menimbulkan jerawat.

Tentu Anda tidak menyangka jika makanan kesukaan sejuta umat ini dipercaya bisa memicu jerawat. Studi mengungkapan bahwa seorang pria mengkonsumsi 25 gram kandungan coklat sebanyak 99% setiap harinya, kemudian dua minggu setelahnya mengalami lesi jerawat. Untuk coklat yang pure benar-benar murni dari coklat akan membawa dampak berupa peningkatan efektivitas sistem kekebalan terhadap bakteri yang menyebabkan jerawat. Selain itu, buah jeruk juga memiliki kandungan antioksidan tinggi untuk menangkal radikal bebas.

Menurut Dr. Francesca Fusco, ahli dermatologi dari New York, makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti sumber karbohidrat non-kompleks juga dapat memperburuk kondisi kulit. Dari segi aroma, masker spirulina memiliki bau khas dari ganggang biru. Sehingga jangan kaget karena baunya akan sedikit amis karena asli dari alam. Meski demikian, masker spirulina memiliki banyak sekali manfaat untuk kecantikan kulit wajah loh. Sebab masker ini mengandung berbagai zat, seperti zat gizi makro, serat dan asam amino, berbagai vitamin hingga beberapa jenis mineral.