Perpres Vaksin Covid

Nadiem meminta setiap pemerintah daerah melakukan pendisiplinan kepada dinas kesehatannya untuk memprioritaskan guru dalam vaksinasi pekerja publik. Terlepas dari itu, Eri menyebutkan akan menfasilitasi orang tua yang tidak berkenan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka. Sejauh ini Pemkot Surabaya tengah terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 untuk guru. “Saya mengajak masyarakat luas terutama pendidik dan tenaga kependidikan mari kita dukung program pemerintah ini. Jangan takut saya tadi diobservasi setengah jam supaya kalau ada reaksi bisa langsung ditangani, namun sampai sekarang ini saya aman-aman saja,” ucap Priyatno. Sutanti yang merupakan alumni SMA 3 Semarang juga menyampaikan bahwa dengan dilakukan vaksin bagi guru-guru semoga dapat melindungi dari bahaya covid -19.

Nadiem menjelaskan, rencana vaksinasi untuk pendidik dan tenaga kependidikan diharapkan selesai di akhir bulan Juni 2021. Menurutnya, ditargetkan vaksinasi dosis pertama untuk jenjang Daftar Togel Online PAUD, SD dan SLB itu paling lambat akhir minggu kedua Mei 2021. Untuk SMP paling lambat akhir minggu keempat Mei 2021 dan untuk pendidikan tinggi paling telat minggu kedua Juni.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kota Baubau, Bariun pun mengimbau kepada guru yang belum divaksin agar segera melakukannya. Apalagi menjelang kebijakan pemerintah untuk pembelajaran tatap muka terbatas pada semester mendetang. Bram juga mengatakan, jika mengacu data saat ini, vaksinasi untuk guru baru tercapai 28% jauh di bawah setengah dari jumlah guru dan tenaga pendidik yang ada.

Vaksin bagi guru

Menurut knowledge terbaru, setidaknya masih ada sekitar 2.000 guru atau tenaga pengajar yang belum mendapatkan vaskinasi Covid-19. Sebuah studi di sekolah dasar distrik sekolah Georgia menunjukkan penggunaan masker dan jaga jarak terkadang tidak memadai. Riset melibatkan sekitar 2.600 siswa dan seven-hundred anggota staf sekolah dasar distrik sekolah menunjukkan sembilan kelompok kasus Covid-19 yang melibatkan 13 pendidik dan 32 siswa di enam sekolah dasar. Antusias yang sama juga dirasakan oleh Herlina Kristianti, perwakilan Ikatan Guru Pendidikan Khusus Indonesia .

Sejak diumumkan vaksin untuk guru, sejumlah pendidik sudah menyiapkan diri. Studi tersebut memiliki beberapa batasan termasuk kesulitan dalam menentukan apakah penularan virus corona terjadi di sekolah atau di luar komunitas lokal, badan tersebut mencatat. Berikutnya, dari Majelis Nasional Pendidikan Katolik, Fanny Parera turut mendukung pemberian vaksinasi bagi PTK.

“Intinya pembelajaran tatap muka mengacu pada surat keputusan bersama namun implementasinya menyesuaikan kondisi di lapangan. Untuk vaksin dengan sasaran guru ini tinggal sedikit lagi goal tercapai,” katanya. Mengingat, pembelajaran dalam jaringan yang telah berjalan selama lebih dari setahun banyak mengalami kendala. Mulai permasalahan daerah tanpa jaringan internet atau blank spot, hingga peserta didik yang tak memiliki gawai untuk proses pembelajaran. Meskipun sejauh ini sudah ada sekolah yang mengajukan untuk pembelajaran tatap muka. Dari a hundred twenty five SMP yang tersebar di Kukar, sudah ada 25 SMP yang mengajukan untuk pelaksanaan tatap muka secara terbatas.